Rabu, 11 Juni 2014

pemetaan wilayah administrasi provinsi kabupaten kota dan desa/kelurahan

Untuk membuat peta wilayah administrasi provinsi atau kabupaten/kota  selain feature kenampakan topografi yang ada di wilayah berupa kenampakan alami dan buatan yang paling sering kita permasalahkan adalah feature garis yaitu kenampakan batas wilayah itu sendiri sedangkan batas wilayah di bedakan menurut tingkat pembuatan dan dasar hukum  seperti :
1. batas indikatif batas yang dibuat dengan menggunakan teknik pemetaan dengan mengacu pada       kenampakan yang ada di permukaan bumi baik kenampakan alami dan buatan manusia.
2. batas difinitive batas yang dibuat dengan menggunakan teknik pemetaan dan sudah ada
    kesepakatan mengenai batas wilayah dengan di buktikan dengan berita acara yang di tanda   
    tangani oleh pejabat kedua wilayah yang saling berbatasan.
3. batas permendagri  yaitu batas difinitif  yang  sudah di tanda tangani oleh Mentri Dalam Negeri 
    dan mempunyai dasar hukum yang pasti baik sehingga tidak bisa di rubah dengan sendirinya.

     Peta batas indikatif yang akurat dapat membantu mempercepat proses penegasan batas daerah         pada umumnya batas daerah di Indonesia menggunakan batas alam atau batas buatan.
    - Batas alam dapat berupa : Sungai, punggungun bukit
    - Batas buatan dapat berupa : Jalan, saluran irigasi, dll

dasar hukum pebuatan peta wialayah administrasi  adalah:
- UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
- UU No. 4 tahun 2011 tentang Informasi Geospasial
- Permendagri 27 tahun 2006 tentang Penetapan dan Penegasan Batas Desa
- Permendagri 76 tahun 2012 tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah



Langkah-langkah dalam pembuatan peta batas wilayah ;

  1. Menetapkan secara bersama peta dasar yang akan digunakan (disepakati oleh daerah yang berbatasan); peta dasar dapat berupa peta RBI, peta Topografi atau peta lain yang memenuhi syarat untuk dijadikan peta dasar.
Yang perlu diperhatikan dalam menentukan peta dasar adalah peta tesrebut jelas metadata-nya, (histori peta-nya), sehingga mudah dalam penelusuran dokumen yang terkait bila diperlukan.
Terutama juga dengan sistem referensi koordinat peta dasar;
1). Datum reference (WGS84)
2). System grid koordinat (UTM meter/Latitude-longitude degree)
  1. Memasukkan koordinat batas ke dalam peta dasar, Unsur titik batas (koordinat hasil pengukuran lapangan), berupa x, y dalam unit meter atau derajat Lat-long.
Dalam tahap ini yang mesti diperhatikan adalah antara nilai koordinat hasil pengukuran dengan peta dasar harus mempunyai system koordinat yang sama. (perlu transformasi koordinat)
  1. Membuat garis batas atau menghubungkan antara titik-titik koordinat hasil pengukuran di lapangan, dengan mendasarkan pada;
        kenampakan garis batas yang ada pada peta dasar selama garis batas tersebut tidak melalui titik-titik koordinat hasil pengukuran lapangan.
        kenampakan garis batas pada saat melalui titik-titik koordinat hasil pengukuran lapangan harus menyesuaikan dan mengikuti titik-titik tersebut.
        bilamana ada kesepakatan lain, garis batas baru dapat dibuat tanpa mengikuti batas yang ada pada peta dasar, dengan dasar;
-          harus mengikuti kaidah penarikan batas, seperti mengikuti igir/punggung perbukitan, mengikuti alur sungai (watershed) dll.
-          atau kesepakatan lain selama detail tersebut dapat dikenali atau diidentifikasi baik di lapangan maupun pada peta dasarnya.

  1. Memasukkan detail topografi atau unsure rupabumi baik yang sudah ada pd peta dasar maupun unsur lain hasil identifikasi lapangan.
Detail topografi atau ruapbumi dapat dikelompokkan menjadi;
        kenampakan detail titik; yaitu kenampakan topografi atau rupabumi yang dapat diwakili oleh kenampakan titik, seperti; lokasi ibukota kabupaten / kota, provinsi, nama kota, lokasi kantor pemerintahan, gunung, titik tinggi dll.
        kenampakan detail garis; yaitu kenampakan topografi atau rupabumi yang dapat diwakili oleh detail garis, seperti; kelas jalan, kelas sungai, batas penggunaan lahan dll.

Kamis, 22 Mei 2014

berwisata alam di daerah otonomi baru calon provinsi kepulauan nias

pulau nias ada kepulauan yang ada di sebelah barat provinsi sumatera utara merupakan bagian wilayah sumatera utara ibukota medan. perjalanan ke pulau nias dapat di tempuh dengan udara dan laut karena pulau nias  di batasi dengan lautan samudera hindia, jika anda ingin mengunjungi nias dengan udara  kita bisa menggunakan wings air salah satu maskapai penerbangan yang  melayani rute medan  (kualanamo)--------- gunungsitoli (nias) ditempuh dalam waktu 1 jam  ada 2  s.d 3  penerbangan dan ada pilihan yang lain jika sunka berpetualang di alam terbuka sambil menikmati pemandangan deburan ombak laut yang terkenal dengan kerasnya ombak laut samudera hindia bisa menggunakan perjalanan luat dari sumatera utara (sibolga dan medan)  ke pulau nias dapat di tempuh dalam waktu kurang lebih 1 malam perjalanan, mungkin anda bertanya di manakah pulau nias itu dalam peta NKRI .

dengan kemajuan dan perkembangan pulau nias sekarang terlebih setelah pasca tsunami 25 desember  2004 yang menlanda pesisir provinsi aceh dan  pulau nias termasuk dalam bencana dunia. pulau nias semakin di kenal baik dalam negeri dan dunia internasional banyak memberi bantuan untuk pembangunan pasca tsunami tersebut. sehingga di pulau nias  sudah berubaha  menjadi pulau  yang tingkat pertumbuhan yang berkembang, karena ingin meningkatkan pelayanan pada masyaakat yang lebih baik beberapa kabupaten/kota yang  tergabung dalam kepulauan nias ingin memekar dari wilayah provinsi sumatera utara  menjadi provinsi tersendiri yaitu Provinsi Kepulauan Nias  ada 5 kabupaten dan kota yang bergabunng
mewujudkan menuju pemerintahan baru

Peta Administrasi Wilayah Calon Provinsi Kepulauan Nias


Dafatar Jumlah Pulau Pulau yang ada di Calon Provinsi Kepulauan Nias

Daftar Jumlah kecamatan yang ada di calon provinsi kepulauan mias.
sumber data tata pemerintahan kabupaten nias, kabupaten nias
utara, kabupaten nias barat, kabupaten nias selatan dan ota gunungsitoli dan bappeda  kabu nias,kabupaten nias utara, kabupaten nias barat, kabupaten nias selatan dan kota gunungsitoli. 

di  pulau nias selain terkenal dengan ikan ada obyek-obyek  wisata yang sangat terkenal baik lokal dan internasional  yaitu wisata loncat batu yang banyak di lakukan oleh orang-orang nias, menurut sejarah dari turun temurun bahwa loncat batu di lakukan untuk menandai seorang remaja sudah ukuran dewasa dan bisa bertanggung jawab dalam memimpin sebuah keluarga belum dengan test  meloncat melewat batu setinggi 2 meter.  kedua pada jaman dahulu banyak terjadi perang antar suku sehingga memungkinkan para pemuda untuk  membela daerahnya sendiri. jika anda ingin menyaksikan pemuda-pemuda untuk menunjukan kebolehannya kita bisa pesan khusus untuk melakukan loncat batu dengan tarif  bersahabat, lokasi loncat batu terletak di kecamatan Fanayama posisi desa ada di Bawamataluo jarak dari kota gunungsitoli ke lokasi dapat di tempuh dengan kendaran darat kuarang lebih 3 jam perjalanan banyak yang menawarkan rental mobil dengan tarif 500 ribu sudah sampai di lokasi , selain wisata loncat batu ada juga wisata yang menantang yaitu selancar sudah sangat terkenal sampai internasional  banyak wisata mancanegera yang melakukan aktifitas di nias selatan

Lokasi Wisata loncat batu dan selancar  di Pulau Nias




 tim verifikasi batas dan koreksi pemetaan DOB calon provinsi kepulau nias menyempatkan untuk berwisata menyelam sambil minum air dan kami pun juga di perlihatkan bagai mana para pemuda-pemuda pulau nias  melakukan kegiatan ketangkasan dengan meloncat batu sepintas memang kita menyangka  kami bisa melakukan ternyata loncat batu tidak sama dengan menloncat tinggi pada waktu kita di ajarkan di sekolah dalam mata pelajaran olah raga ini berbeda setelah kami menyaksikan sendiri satu kata kami ucapkan
 luaaaaaaaaaaaaaaar  biasa  dan tidak mungkin bisa di lakukan tanpa pemuda-pemuda yang terlatih, sebelum  sampai ke lokasi loncat batu kita di haruskan untuk berusaha sampai ke lokasi karena tempat diatas dataran tinggi dan harus mengeluarkan ekstra tenaga yang hati-hati karena harus melewati tangga yang setelah saya hitung  ada 86  tangga













berbagi pengalaman yang telah  kami lakukan perjalanan ke pulau nias yang sangat menrarik walau hanya hitungan hari tapi cukup berkesan  jika anda berminat silahkan langsung mengunjungi pulua nias yang sangat  eksotik  yang masih terjaga wisata sampai sekarang mari kita jaga wisata dan budaya  sebagai warisan 
  untuk anak cucu kita kelak , terima kasih Gunungsitoli 12  s/d 16 Mei 2014.   
  

renunganan jumat berbuat baik kepada saudara-saudara

diceritakan  disuuatu kampung tinggallah dua sudara  kakak dan adik dimana seorang kakak sudah mempunyai istri dan seorang anak sedangkan si adik masih melajang (sendiri), kedua suadara itu masing-masing mengerjakan sebidang sawah dan di kerjakan bersama-sama, setelah panen hasilnya di bagi dengan sama rata, ketika tengah malam seorang adik melamun seorang dir memikirkan apa yang telah di lakukan dengan kakaknya seraya dia berpikir tidak adil rasanya jika aku dapat bagian sama dengan kakaku sedangkan beliau sudah mempunyai tanggungan seorang istri dan anak sedangkan aku masih sendiri aku harus mendapatkan bagian lebih kecil dari kakakku dengan diam-diam si adik pergi ke lumbung padi dan mengambil sekarung padi untuk di kembalikan ke lumbung padi milik kakaknya tanpa sepengetahuan kakaknya dan sebaliknya pada waktu yang sama kakanya sedang memikirkan yang sama seraya berkata "tidak adil rasanya aku mendapatkan bagian yang sama dengan adikku" mereka tinggal sendiri, sedangkan aku masih punya istri dan anak-anak jika aku sakit masih ada yang merawat aku, ujar si kakak dalam hatinya, dengaan bergegas si kakak pergi ke lumbung padi untuk mengambil sekarung padi untuk di kembalikan kepada lumbung padi milik adiknya tanpa sepengetahuan adiknya. begitu selanjutnya mereka berdua di lakukan  selama bertahun-tahun , mereka berdua berpikir kenapa lumbung padi kakakku tidak pernah habis-habis begitupun adikknya berpikir yang sama, sampai suatu malam kakak dan adik bertemu di jalan sama-sama akan mengembalikan padi kelumbung, kedua sama-sama terkejut dan ternyata mereka saling memikirkan saudaranya menyayanginya kemudian mereka berpelukan dan yang mereka pikirkan berdua terjawab sudah, ini lah yang rahmat dan rahimnya Alloh S.W.T melalui Rasulnya Muhammad S.A.W  sesama sudara kita harus saling menyayangi jangan karena Harta kita saling bermusuhan, hikmah dari cerita ini adalah jika kita mau memikirkan orang lain Alloh akan memikirkan kita dan barang siapa mau meringankan urusan orang lain Alloh Pasti menolong mengangkat urusan kita dan di lancarkan, dan jika kita sering memberikan harta kepada yang membutuhkan Alloh tidak akan mengurangi sedikitpu harta kita dan Alloh akan melipat gandakan rizki yang tak terduga ammmiiiiiiiiiiiin ya robal alamin

Kamis, 28 November 2013

istilah-istilah kartometris dalam pembuatan peta wilayah administrasi desa


Batasan atau definisi tentang penetapan batas wilayah daerah dengan kartometris perlu di tetapkan agar tidak terjadi kesimpangsiuran penafsiran dan interpretasi, dalam hal ini perlu mengenal sedikit istilah-istilah dan definisinya di bawah ini;

Batas Daerah    : Batas Administrasi di suatu wilayah  yang memberikan
                            kepastian hukum kepada pemerintah daerah dalam mengambil
                            kebijakan dan  mengelola tata pemerintah  dalam upaya
                            pelayanan kepada masyarakat,

Kartometirik     :  Metode pembuatan peta batas diatas peta dasar dan data pendukung
                             lainnya. dan    melakukan analisa berdasarkan aspek teknis
                             pemetaan dan kaidah-kaidah SIG.

data Geospasial Dasar
                           : data dasar yang digunakan dalam penetapan batas yang berupa;
                              Peta RBI, Peta LPI, Peta LLN

citra Satelit resolusi tinggi
                           :  data hasil pencitraan satelit dengan resolusi dan ketelitian tinggi
                              sesuai dengan  tingkat kebutuhan dalam penentuan batas wilayah
                              daerah secara kartometrik

Plotting               :  Proses penggambaran hasil survei lapangan ke dalam peta kerja
                               dengan memperhatikan aspek datum referensi dan koordinat
                               yang di gunakan.

Koordinat UTM  : adalah koordinat orthometrik 2 dimensi dengan titik acuan
                               N = 10.000.000 m dan    E= 500.000 m terletak di pusat proyeksi
                               ( perpotongan meredian central/tengah  zone dengan equator).
                               arah utara grid sejajar arah proyeksi MC.
Overlay               : adalah proses penyatuan data dari lapisan layer yang berbeda
                              secara sederhana       overlay proses penggabungan data secara
                              visual yang membutuhkan lebih dari satu layer untuk
                              di gabungkan secara fisik.

Layout                : Proses penyajian peta dengan format dan skala tertentu
                              sesuai dengan aturan  yang berlaku dan kebutuhan para pengguna.

Query                  : adalah proses analisis yang dilakukan secara tabuler.

Sistim koordinat : suatu kerangka referensi yang mengacu sumbu horizontal x dan y
                              (dua dimensi)  dan ketinggian atau kedalaman z (tiga dimensi)
                              beserta seperangkat aturan-aturan    sistim koordinat digunakan
                               untuk menentukan posisi dan konteks keruangan.

Transformasi       :adalah proses pemindahan koordinat yang satu ke koordinat
koordinat               yang lain dengan  seperangkat aturannya.

Datum referensi nasional
                            : referensi yang digunakan secara nasional baik itu referensi
                              horizontal yaitu DGN95 dan referensi vertikal yaitu surut terendah.

Deliniasi batas    : proses penarikan batas secara kartometrik berdasarkan metode
                              tertentu yang sudah  di sepakati

Attributing          :  proses pengisian data attibut dari peta yang sudah ada sehingga
                               nantinya dapat  menjadi unsur pendukung dari data spasial
                               yang dihasilkan.

Geotagging         :  proses penambahan indentifikasi metadata untuk memvariasikan
                               suatu media  seperti fotografi, video website dan bentuk dari
                               geospasial metadata

Peta Analog         : Peta dalam bentuk Cetakan

Peta Digital          : peta yang berupa gambaran permukaan bumi atau unsur
                               buatan manusia diolah  dengan bantuan media komputer.

Geospasial            : Aspek keruangan yang menunjukan lokasi, letak dan posisi
                                suatu objek atau  kejadian yang berada di bawah, pada atau
                                diatas permukaan bumi yang   dinyatakan dalam sistem
                                koordinat tertentu.

Citra Resolusi Tinggi
                              : Suatu representasi (gambaran), Kemiripan atau imitasi
                                dari suati objek dengan  tingkat kedetialan tinggi.

Kartometris           : Penggambaran diatas peta










Rabu, 06 Maret 2013

sedikit mengenal ilmu hidrografi

pengertian secara umum hidrografi adalah ilmu yang membahas atau mempelajari tentang diskirpsi serta pengukuran kenampakan fisik laut, danau sungai dan kaitannya dengan wilayah pantai.
istilah dalam mengenal hidrografi diantaranya;
1. Pasang surut (pasut) adalah naik turunnya permukaan laut secara periodik di sebabkan oleh pengaruh gaya tarik  benda-benda langit ( bulan dan bintang) dan gaya sentrifugal. bulan mengelilingi bumi  selama waktu 365.24 hari sedangkan masa orbit bulan 27.3 hari,bulan dalam melakukan orbitnya bisa juga menjauh dan mendekat jika bulan dalam melakukan orbitnya dekat dengan bumi variasi bumi menarik berkekuatan 20 % sering di sebut dengan Bulan Perigee dan begitu sebaliknya jika bulan dalam orbitnya jauh dari bumi variasi bumi untuk menarik berkurang 20 % sering di sebut dengan Bulan Apogee.  pasang surut permukan laut dapat di kelompokan sebagai berikut;
- Pasang perbani /purnama (spring tide)
   pasut yang terjadi pada saat bulan baru/purnama dengan tunjangan air besar
- Pasang mati (neap tide)
   pasut yang terjadi pada saat bulan kuarter I/III dengan tunjangan kecil air kecil
ada beberapa fenomena pasang surut yang sering terjadi periode panjang,diurnal dan
semidiurnal (2 x pasang  2x surut), dan untuk mengetahui kapan bisa melihat air laut surut terendah fenomena itu terjadi dalam kurun waktu 18.6 tahun  di tandai dengan kejadian alam di mana bertemunya matahari dan bulan pada titik yang sama.
2.Arus permukaan laut adalah massa air yang bergerak yang menimbulkan kecepatan.
jenis-jenis  arus;
- arus samudera
- arus pasut
- arus lainnya
3. Lowest Astronomical Tide (LAT) adalah kedudukan permukaan laut terendah yang ditentukan oleh pengamatan pasang surut secara kontinyu selama 1 tahun untuk dapat memperkirakan secara cukup akurat. pasut astronomi mengacu pada pengaruh matahari dan bulan.
4.muka surut (chart datum) suatu permukaan tetap yang di tentukan dan menjadi bidang referensi bagi semua pengukuran kedalam air laut
5.muka laut rerata (mean sea level)  tinggi rata-rata permukaan laut pada suatu stasiun pasut yang di peroleh dari pengamatan pasut minimal selama satu bulan.
6.pemeruman (sounding) kegiatan untuk menentukan kedalam permukaan laut atau benda-benda diatasnya terhadap permukaan laut

sumber data : pendidikan dan pelatihan survei hidrografi untuk pembuatan peta LPI Balai diklat geospasial -BIG

Kamis, 24 Januari 2013

membuat peta pariwisata interaktif dengan peta digital

Peta pariwisata adalah peta yang menggambarkan atau menjelaskan lokasi-lokasi tempat tujuan wisata di dalam suatu kota atau kabupaten dan lainnya, diantaranya wisata seperti menikmati keindahan alam, sejarah terbentuknya ada juga wisata religius dengan peta digital yang sudah menggabungkan informasi pariwisata diharapkan bisa menjelaskan arah dan tujuan ke tempat wisata tersebut dan sedikit menolong para turis untuk sampai ke tempat tujuan wisata  tanpa kesulitan sehingga akan mengurangi cost biaya tinggi. dengan menampilkan peta digital sesuai dengan skala pada pembuatan peta pariwisata sangat berguna merencanakan berapa hari akan tinggal, menentukan rute secara langsung seperti memperhitungkan jarak tujuan yang akan di tempuh berapa jam/waktu lama sampai ke tempat tujuan berapa yang harus di keluarkan untuk tranportasinya, dimana kita harus istirahat dimana ada penginapan (Hotel) sarana transfortasi apa yang di gunakan di tempat tujuan wisata. di bawah ini contoh-contoh 

tampilan peta pariwisata Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam tampak dari depan 

tampilan peta pariwisata kota banda aceh tampak dari belakang



contoh peta batas wilayah dengan peta RBI

batas wilayah kabupaten definitif adalah batas yang di hasilkan dari  hasil kesepakatan diantara kabupaten dan dituangkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri sesuai dengan PERMENDAGRI No. 1 tahun 2006 dan diatur dalam UUD 32 tahun 2004 dan
batas wilayah pada peta rupabumi adalah batas indikatif yang di buat dan diolah dengan sistim kartometris (  batas administrasi yang di tarik di atas peta dengan mempertimbangkan unsur alam )
di bawah ini beberapa contoh peta















gambar diatas peta hasil pengukuran batas Provinsi Jambi dan Provinsi Sumater Selatan